Home > Uncategorized > Perekaman Data Dari Lapangan

Perekaman Data Dari Lapangan

July 11, 2011

Semua data yang didapatkan selama proses ekskavasi di lapangan harus segera direkam di atas kertas dan kemudian disimpan ke dalam sistem komputer. Data-data tersebut antara lain berupa jenis artefak, jenis ekofak, keletakannya, kedalaman, progresifitas ekskavasi sehari-hari dan lain-lain. Biasanya semua data-data tersebut disimpan ke dalam format Microsoft Word Excel dalam bentul tabel.

Dalam penggalian kali ini yang dipimpin oleh Dr. Ben Marwick, data lapangan selama ekskavasi disimpan ke dalam format Microsoft Access 2010. Program ini dirancang untuk memberikan kontrol lebih dan untuk mengurangi kesalahan dalam pemasukan input data ke dalam komputer. Dalam aplikasinya untuk menyimpan data arkeologis, program ini dirancang untuk memilah data dari yang umum untuk menjadi sangat spesifik. Data akan dibuat dalam bentuk networking yang saling berhubungan dan dapat dipila-pilah dan dilihat  melalui kategori yang dibuat oleh si perancang network data.

Dalam program database terdapat tiga tipe program dasar yang sangat penting yaitu: a. “tables” yaitu tabel untuk menyimpan data sesuai input aturan dan batasan; b. “forms” yaitu formulir untuk membuat input data menjadi lebih cepat dan akurat; c. “queries” yaitu untuk menghimpun data dan untuk melakukan analisis dasar. Dengan program yang luar biasa ini, tabel-tabel dapat saling dihubungan secara bersamaan dengan bentuk networking sehingga dapat menyederhanakan input data dan memudahkan analisis.Perekaman data dengan cara ini akan sangat bermanfaat dalam hal mengurangi  faktor human error dalam pemasukan data dan data yang masuk ke dalam program ini akan sangat terkontrol.

Program database menurut saya sebaiknya dikerjakan setelah selesai bekerja dari lapangan. Program ini sedikit rumit dan dalam input data akan menyebabkan banyak kebingungan. Data temuan selama ekskavasi di lapangan akan sangat bervariasi serta tidak terduga dan lebih baik dimasukkan ke dalam excel yang lebih fleksibel dalam pemasukan data. Setelah semua data didapatkan maka baru dimasukkan ke dalam program database. Pada akhirnya program excel akan memiliki keterbatasan  dibanding program access, oleh karena alasan tersebut maka input data lapangan dalam penggalian kali ini dibuat dalam format access.

Field Data Entry

Categories: Uncategorized
%d bloggers like this: