Home > Uncategorized > Persamaan “Adat” dalam ekskavasi

Persamaan “Adat” dalam ekskavasi

Tampaknya terdapat persamaan kebiasaan atau adat dalam ekskavasi antara Indonesia dengan Thailand dan mungkin juga dengan negara-negara lain di Asia Tenggara. Saat ini saya tengah berada dalam ekskavasi di daerah Krabi, Thailand yang dipimpin oleh Dr. Ben Marwick dari Amerika Serikat dan Mr. Cholawit dari National Science Museum Thailand. Penggalian ini berlangsung selama sebulan dari tanggal 20 Juni hingga tanggal 20 Juli.

Hal yang menarik bagi saya adalah sebelum kami melakukan ekskavasi, kami melakukan prosesi upacara yang dipimpin oleh kepala ekskavasi dari Thailand, Mr. Cholawit. Doa ini dipanjatkan untuk “Dewa Penjaga Gunung” ditempat tim kami akan bekerja agar ekskavasi berjalan lancar dan tim kami akan menemukan sesuatu yang spektakuler. Masing-masing orang diberi dupa berjumlah angka 9 yang melambangkan kesuksesan, lalu Mr. Cholawit berdoa dan kami menancapkan dupa kami di kuil mini tempat Dewa bersemayam.

Prosesi ini  mengingatkan saya ketika melakukan ekskavasi di Indonesia. Kami juga melakukan upacara dengan penduduk lokal baik sebelum, sesudah atau ketika kami akan menggali atau menemukan sesuatu yang dianggap sakral oleh penduduk setempat. Saya sangat senang ketika para Arkeolog dari Thailand juga menghormati akan kebudayaan dan adat istiadat penduduk lokal dalam proses ekskavasi seperti halnya di Indonesia.

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: